Selasa, 22 November 2011

Kelinci Putih


Dalam hutan yang rimba aku tinggal, dikelilingi dengan gunung, danau dan alang-alang yang tinggi. rumahku sendiri hanya tersusun dari bambu dan anyaman rumput2 hijau ..
seperti biasa sore itu  aku berjalan pulang melewati pohon-pohon yang rindang,  ku melihat seekor kelinci putih menghampiriku, setelah kudekati ternyata kelinci itu terluka didadanya. ku peluk kelinci yang putih mungil kubawa ke rumahku, segera  kubalut luka dengan sobekan kain dri bajuku dan obat seadanya kubiarkan dia tertidur disampingku..
keesokannya kuterbangun dan kulihat dia sudah menanti disebelahku, ku tanya kelinci itu "hei... gimana lukamu?? tampaknya kmu sudah sehat ya...??" dia hanya menatap dengan dingin.. aku berpikir mngkin dia emang benar2 sembuh...!!!

Kulewati hari-hari dengannya ku menyayangi kelinci itu, dia sunggguh mampu hiasai hari-hariku..sampai suatu saat kulihat dia terdiam, lemas,dengan tatapan yang sangat hampa... ku bertanya"kenapa dgn dirimu kelinci kecil?apakah km sakit?..." dimatanya tertetes air mata. aku bingung ada apa dengan dia?.. sesaat muncul pemikiran "apakah dia ada yang memiliki??"apakah dia merindukan tuannya??.."yang kutau saat ini dia bersamaku, dan hidup denganku...
pagi yang indah bermain dengannya di sebuah danau yang hijau, dia berlari dan tak kembali hingga aku gelisah mencarinya.. berberapa saat dia muncul.. mukanya sungguh berbeda, tak ada kelucuan sama sekali.. ku pikir dia mngkin lelah karena main seharian tadi...
Esoknya ku mencari sayur-syuran untuknya di tengah hutan, walau saat itu udara begitu dingin.. ketika tiba drmh.. kulihat sesosok pria berkulit petang memeluk kelinciku..
ku tegur pria itu" siapaa kamu??? .. kenapa kau ambil kelinciku..?"
pria itu tersenyum sinis berkata" oh, jadi kamu yang mengambil milikku?.. "
aku terkejut apa maksud orang itu, "jangan2 kemarin waktu kelinci itu menghilang di danau ada hubungnya dengan kedatangan orang ini..??"
tanpa pikir panjang, langsung kutarik kelinci itu, tapi tanpa disangka kelinci itu malah menggigit jariku higga berdarah.., ku berteriak “ aduhh...!!! aku kesakitan dan tersungkur ditanah.
dengan segera dia membawa kelinciku pergi dan tampaknya kelinci itu tak berontak dan sangat mengeal pria itu.. ku ikuti mereka..  sampai pada suatu desa disebuah gubuk rumah pria itu.  Kulihat dari kejauhan dan ternyata benar mereka begitu hangat,  yang kutakutkan terjadi bahwa kelinci itu memang milik seseorang dan  merindukan tuannya..
kudengar tuannya berucap " maafkan aku yah, sudah membuatmu terluka.. lain kali akan kujaga kamu dengan baik2..."ingin sekali aku rampas kelinci putih itu..tapi itu takkan ada guna, aku berpikir saat kelinci itu kubawa pasti dia akan lari dan kembali pulang ke tuannya yang sangat dia sayang..
dengan jari yang masih terluka, ku meninggalkan mereka.. aku pikir lebih baik kurelakan kelinci itu agar dia lebih bahagia...setiba drmah aku merebahkan diri, menahan sakit luka dijari,
sepintas ku berpikir ..........."
" kenapa sampai hati tuannya melukai kelinci kecil tak berdaya itu..?? kenapa kelinci itu tidak lari bersamaku dan malah kembali ke tuannya?.." ah sudahlah, sembari aku memejamkan mataku, dia sudah pergi dariku... yang kupikirkan sekarang hanya merwat luka akibat gigitan tadi...dan menyadari tak ada kelinci itu  lagi, dia sudah tak bersamaku lagi...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar